BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Peranan dan Manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi Secara Umum
Secara umum, teknologi memudahkan manusia untuk saling berhubungan dengan cepat, mudah dan terjangkau serta memiliki potensi mendorong pembangunan masyarakat yang demokratis. Teknologi seperti inilah yang diperlukan untuk membantu rakyat dalam mengorganisasikan dirinya secara efektif dan efsien untuk kesejahteraannya sendiri
2.1.1 Bentuk-bentuk TIK dalam kehidupan keseharian kita antara lain:
1) Perkembangan pada bidang telekomunikasi, misalnya; telepon, faksimili, internet dan handphone.
2) Kehadiran internet sangat mempermudah segala aktivitas dan urusan kita dalam memperoleh dan menyampaikan informasi secara cepat. Internet juga mendorong terjadinya keseragaman gaya hidup dan penampilan dan juga memicu kreatiftas dan ide-ide yang baru.
3) Demokrasi menjadi lebih baik karena karakter TIK yang berprinsip kesetaraan sangat sesuai dengan sifat demokrasi karena semua orang dapat mengakses TIK.
4) TIK mendorong munculnya jenis usaha baru dalam masyarakat yang berbasis internet. Berbagai situs komersial seperti detik.com, amazon.com, eBay.com, bhinneka.com, jualbelimobil.com, dan sebagainya sudah menjadi sesuatu yang umum.
5)E-commerce dan EBussiness sampai sekarang menjadi tren perdagangan barang secara elektronik.
Dalam hal ini berarti sistem ekonomi tradisional perlahan berubah menjadi sistem ekonomi digital.
l TIK dalam berbagai bidang:
a) TIK dalam bidang Pendidikan ( e-education)
Bentuk :
Ø Penelitian
Ø Perpustakaan Online
Ø Sarana Belajar Interaktif
Ø Akses Informasi Akademik secara Online
n Manfaat bagi peserta didik
a. Dapat mengakes informasi hasil penelitian-penelitian orang lain.
b. Mudahnya cara mengakses informasi langsung ke sumbernya.
c. Akses dengan para pakar untuk berkonsultasi juga lebih mudah.
d. Adanya materi pelajaran yang tersusun secara interaktif dan menarik.
e. Bisa mengikuti kelas online sehingga kendala terhadap biaya dan waktu dapat diatasi
n Manfaat bagi penyelenggara pendidikan
a. Dapat saling bertukar hasil penelitian dengan institusi pendidikan yang lain.
b. Memberikan kemudahan dalam pelayanan kepada peserta didik.
c. Dengan program jarak jauh, maka informasi akademik dapat dicapai oleh peserta didik melalui program jarak jauh.
d. Biaya pengadaan buku sekolah yang ada diperpustakaan bisa dikurangi dengan adanya perpustakaan online.
e. Memungkinkan terjadinya kerjasama dengan institusi lain
b) TIK dalam bidang Ekonomi (e-bussiness)
a. Dengan adanya internet segala jenis transaksi perdagangan maupun bisnis dapat dilakukan tanpa perlu beranjak dari meja kerja kita dan tanpa perlu antri berjam-jam di loket-loket pelayanan serta tanpa dibatasi oleh waktu.
b. Dapat melakukan transaksi pembelian barang secara online melalui internet(e-buy), perdagangan barang secara elektronik (e-commerce), tanpa kita harus ke tempat tujuan.
c. Dapat melakukan perdagangan saham secara online (bursa efek)
c) TIK dalam bidang Pemerintahan (e-government)
a. Meningkatkan hubungan antara pemerintah dengan dunia usaha
b. Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat pemerintah dengan adanya transparansi kegiatan pemerintah.
c. Meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat yaitu masyarakat dapat dilayani kapan pun dan dimana pun tanpa memandang jam buka kantor dan bahkan tanpa perlu datang ke kantor pemerintahan.
d. Tersedianya informasi yang mudah diakses oleh masyarakat melalui internet sehingga masyarakat dapat mengambil keputusan dengan benar.
e. Hilangnya birokrasi yang selama ini seolah-oleh menjadi penghalang bagi masyarakat dalam berhubungan dengan pemerintah sehingga pelaksanaan pemerintahan menjadi lebih efektif dan efsien.
d) TIK dalam bidang Perbankan (e-banking)
Di bidang perbankan, para nasabah juga sudah banyak yang beralih menggunakan ATM (Automatic Teller Machine) ketika akan melakukan transaksi tarik tunai, selain itu nasabah juga dapat menggunakan ATM untuk mengecek saldo, transfer uang, pembayaran tagihan telepon, listrik dan air serta melakukan pengisian pulsa telepon. Nasabah juga dapat mengecek saldo rekeningnya dengan hanya menggunakan telephone (phone banking) atau SMS banking, dan penggunaan Internet banking untuk melakukan transaksi yang diinginkan (cek saldo, transfer uang maupun pembayaran tagihan).
e) Manfaat TIK dalam bidang Sosial
a. Masyarakat dapat memperoleh informasi tentang perkembangan daerahnya dan belajar untuk mengembangkan potensi daerahnya sendiri.
b. Masyarakat dapat melihat berbagai kebutuhan daerah-daerah lain dan kemungkinan besar dapat memasarkan produk dari daerahnya ke daerah lain tersebut.
c. Jiwa dan semangat berwirausaha akan terus ada dan semakin tumbuh.
d. Masyarakat dapat mengembangkan sistem perdagangan mereka dengan e-commerce.
e. Dengan dibentuknya tele-medicine, maka masyarakat dapat memperoleh informasi tentang kesehatan.
f) Manfaat TIK dalam bidang Kedokteran
Untuk keperluan medis juga ternyata dipergunakan peralatan teknologi informasi dan komunikasi. Diantara penggunaanya,alat-alat TIK dimanfaatkan untuk menganalisa penyakit pasien sehingga ada upaya untuk menyembuhkan penyakit pasien secara akurat, misal dengan memfoto kodisi mata pasien, seorang dokter akan mampu menganalisa jenis dan gejala sakit yang dialami pasien.
2.2 Peranan dan Manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam BK
2.2.2 Peranan TIK dalam BK
Seperti kita ketahui bahwa saat ini bimbingan konseling belum dikatakan materi, sehingga tidak semua sekolah di Indonesia memberikan jam yang cukup untuk materi bimbingan konseing ini, karena berbagai alasan. Dengan demikian apakah dengan tidak tersedianya waktu yang cukup peran guru bimbingan konseling akan berhasil? Siapapun pasti akan menjawab tidak. Dengan argumen apapun jika waktu yang tersedia tidak cukup atau tidak sesuai seperti yang diharapkan, maka jangan harap apa yang disampaikan bisa mengenai sasarannya. Oleh karena itu peranan teknologi informasi bisa menjawab kekurangan waktu tersebut. Aplikasi teknologi informasi dalam bimbingan konseling adalah memberikan informasi kepada klien tentang apa yang dibutuhkannya. Selain itu, sarana yang diberikan oleh teknologi informasi itu sendiri, memungkinkan antar pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok lainnya dapat bertukar pikiran. Teknologi informasi pun dapat meningkatkan kinerja dan memungnkinkan berbagai kegiatan untuk dilaksanakan dengan cepat, tepat dan akurat, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas kerja konselor itu sendiri.
Sebagai salah satu profesi yang memberikan layanan sosial atau layanan kemanusiaan maka secara sadar atau tidak keberadaan profesi bimbingan konseling berhadapan dengan perubahan realitas baik yang menyangkut perubahan-perubahan pemikiran, persepsi, demikian juga nilai-nilai. Perubahan yang terus menerus terjadi dalam kehidupan, mendorong konselor perlu mengembangkan pemahaman, dan penerapannya dalam perilaku serta keinginan untuk belajar, dengan diikuti kemampuan untuk membantu siswa memenuhi kebutuhan yang serupa.
Layanan Bimbingan dan Konseling menjadi sangat penting karena langsung berhubungan langsung dengan siswa. Hubungan ini tentunya akan semakin berkembang pada hubungan siswa dengan siswa lain, guru dan karyawan, orang tua/keluarga, dan teman-teman lain di rumah. Selanjutnya bagaimana pengaruhnya dengan pembelajarannya di sekolah, sosialisasi dengan teman, saudara baik di sekolah dan di rumah. Dan tentu saja dengan prestasinya di bidang akademik dan non akademik.
Dukungan layanan ini dapat diperoleh dari tersedianya data yang akurat yang sepertinya untuk saat ini sangat tepat apabila data tersebut didapatkan dari system komputasi. Agar bisa bertahan dan diterima oleh masyarakat, maka bimbingan dan konseling harus dapat disajikan dalam bentuk yang efisien dan efektif yatiu dengan menggunakan ICT atau dengan kata lain harus melibatkan teknologi informasi, khususnya teknologi informasi dalam bimbingan dan konseling. Penggunaan ICT dalam konseling mengarah pada pengembangan media konseling. Selain dapat dilakukan melalui tatap muka, konseling dapat dilakukan secara jarak jauh. Beberapa diantaranya sebagai berikut.
1. Konseling melalui telepon
2. Konseling berbantuan komputer
3. Konseling melalui internet
2.2.3 Manfaat TIK dalam BK
Komputer merupakan salah satu media yang dapat dipergunakan oleh konselor dalam proses konseling. Penggunaan komputer (internet) dapat dipergunakan untuk membantu siswa dalam proses pilihan karir sampai pada tahap pengambilan keputusan pilihan karir. Hal ini sangat memungkinkan, karena dengan membuka internet, maka siswa akan dapat melihat banyak informasi atau data yang dibutuhkan untuk menentukan pilihan studi lanjut atau pilihan karirnya.
Berikut ini merupakan beberapa manfaat dari teknologi informasidan komunikasi dalam Bimbingan dan Konseling :
a. Pemanfaatan internet untuk survei, mencari data, informasi atau dokumen elektronik yang berharga..
b. Pemakaian email .
c. Proses konseling on-line
Fasilitas di internet dapat dapat dipergunakan untuk melakukan testing bagi siswa. Tentu saja hal ini harus didasari pada kebutuhan siswa. Penggunaan komputer di kelas sebagai media bimbingan dan konseling akan memiliki beberapa keuntungan:
Ø Akan meningkatkan kreativitas, meningkatkan keingintahuan dan memberikan variasi pengajaran, sehingga kelas akan menjadi lebih menarik,
Ø Konselor akan memiliki pandangan yang baik dan bijaksana terhadap materi yang diberikan;
Ø Akan memunculkan respon yang positif terhadap penggunaan email;
Ø Tidak akan menimbulkan kebosanan;
Selain penggunaan internet seperti yang telah diuraikan di atas, dapat dipergunakan pula software seperti microsoft power point. Software ini dapat membantu konselor dalam menyambaikan bahan bimbingan secara lebih interaktif. Konselor dituntut untuk dapat menyajikan bahan layanan dengan mempergunakan imajinasinya agar bahan layanannya tidak membosankan dalam program power point. Melalui fasilitas ini, konselor dapat pula memasukkan gambar-gambar di luar fasilitas power point, sehingga sasaran yang akan dicapai menjadi lebih optimal.
Media E-learning, adalah metode belajar mengajar baru yang menggunakan media jaringan komputer dan Internet, tersampaikannya bahan ajar (konten) melalui media elektronik, otomatis bentuk bahan ajar juga dalam bentuk elektronik (digital), dan adanya sistem dan aplikasi elektronik yang mendukung proses belajar mengajar.






0 komentar:
Posting Komentar
Beri komentar dengan bahasa yang sopan
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.